Hakim-Hakim 21:1-25; Efesus 2:8
“…… Hari ini ada satu suku terputus dari orang Israel” (Hakim-Hakim 21:5-6).
Di dalam Alkitab perumpamaan tentang Anak yang terhilang sudah seringkali kita dengar, tetapi di zaman sekarang ini banyak orang mengalami yang terhilang. Terhilang dari apa?

Terhilang dari kasih karunia Allah. Ini berbicara tentang keselamatan. Bukankah  setiap orang mendapat kesempatan untuk menerima keselamatan yang Tuhan sudah berikan dengan cuma-cuma, seperti Alkitab katakan: “sebab karena kasih karunia kamu diselamatkan oleh iman ; itu bukan hasil usahamu, tetapi pemberian Allah” (Efesus 2:8)?

Berikutnya adalah terhilang dari keluarga. Ini berbicara tentang tren yang sekarang lagi “booming”: suami meninggalkan isteri, isteri meninggalkan suami, anak meninggalkan orang tua, orang tua meninggalkan anak. Dan berbicara tentang yang satu ini tentu tidak akan pernah habisnya. Bagaimana caranya supaya kita tidak terhilang dari kasih karunia Allah? Dengan menyadari bahwa kasih karunia keselamatan yang telah kita terima dengan cuma-cuma harus kita pelihara dan meresponinya serta
sadar bahwa di luar Yesus kita tidak dapat berbuat apa-apa (Yohanes 15:5). Ayat 6 dan 7 berbicara di luar Yesus dan kalau kita ada di dalam Tuhan Yesus Kristus ada jaminan. Jadi keselamatan tidak ada di dalam siapapun juga kecuali Dia yang diberi kuasa atas langit dan bumi (Kisah Para Rasul 4:12)

Bagaimana caranya supaya kita tidak terhilang dari keluarga? Di dalam Efesus 5:25 dikatakan bahwa hubungan suami isteri adalah seperti hubungan Kristus dan Jemaat, bahkan di 1 Korintus 7:1-5 ada nasihat untuk pernikahan. Di dalam Ulangan 5:16 ini berbicara tentang hubungan anak dan orang tua, perintah Tuhan untuk menghormati orang tua supaya lanjut usia kita dan kita diberkati oleh Tuhan.

Renungan:

Janganlah kita melepaskan apa yang sudah kita peroleh yaitu keselamatan dan jaminan keselamatan yang diberikan Tuhan Yesus Kristus kepada kita, tetapi peliharalah kekudusan, persekutuan dengan Tuhan, supaya kita lebih lagi diberkati oleh Tuhan Yesus Kristus.
Selamatkan yang terhilang, rebutlah yang berada dalam kegelapan.

 

Leave a comment