Hakim-Hakim 20:1-48; Markus 4:35-41
“Lalu majulah semua orang Israel; dari Dan sampai Bersyeba dan juga dari tanah Gilead berkumpullah umat itu secara serentak menghadap TUHAN di Mizpa” (Hakim-Hakim 20:1).

Perang sudara tidak dapat dihindarkan saat bani Benyamin melakukan perbuatan cemar. Semua suku serempak memeranginya. Dan kita lihat bagaimana ribuan nyawa terbantai sia-sia karena kesalahan itu. Adakah penyelesaian dengan cara damai? Kayaknya kita tidak melihatnya dalam kasus ini. Dan apakah kekerasan adalah satu-satunya cara untuk menyelesaikan masalah?

Kita berhadapan dengan dunia yang keras! Di mana-mana terjadi kekerasan! Tidak di rumah atau di jalan, di mana-mana manusia melampiaskan kekerasan. Berapa kali kita mendengar berita bom meledak dan menewaskan banyak orang, beberapa hari kemudian kita akan mendengarkan lagi berita seperti itu. Hari ini terjadi gencatan senjata namun besok terdengar letusan senjata. Manusia terbiasa melakukan kekerasan, sejak manusia jatuh di dalam dosa, dan sejak Kain melakukan kekerasan dengan membunuh Habil.

Percayakah Anda bahwa sebuas-buasnya singa masih lebih buas manusia? Kita marah mendengar berita manusia-manusia yang tewas akibat di mangsa singa di belantara Afrika, tetapi kita lupa bahwa ratusan singa di bantai tiap tahun di negara itu. jadi perbandingan manusia yang tewas karena diterkam singa tersebut masih belum apa-apa bila dibandingkan dengan pembantaian singa-singa tersebut.

Tidak ada damai di bumi ini. Para pemimpin negara berlomba-lomba mendeklarasikan perdamaian, namun tetap saja perdamaian jauh dari angan-angan. Dan sebagai anak Tuhan kita harus menerima kenyataan bahwa di dunia ini masih penuh dengan huru-hara. Tetapi berita baik yang kita terima hari ini adalah Kristus membawa damai di dalam hati kita. Kita ingat dengan pulasnya Yesus di atas perahu sementara murid- murid-Nya sedang menggigil ketakutan karena badai? Baca Markus 4:35-41! Di tengah situasi yang kacau seperti itu, di dalam damai Bapa-Nya Yesus tertidur dengan pulas. Orang yang sedang kacau pikirannya pasti sulit tidur. Anda setuju bukan? Tetapi Yesus tertidur pulas! Dipenuhi dengan damai sejahtera Allah.

Jadi meskipun dunia ini penuh dengan kekerasan dan berita-berita yang menakutkan, namun di dalam diri kita Allah sanggup memberikan damai sejahtera. Dan orang lain tidak dapat memberikannya kepada Anda. Hanya Allah yang sanggup memberikan.

Renungan:

Kekerasan pasti terjadi. Tidak ada tempat yang disebut damai di bumi ini. Hanya Yesus yang sanggup memberikan damai di dalam hati Anda.
Manusia adalah sejenis mamalia yang paling buas.

Leave a comment